Beberapa hari yang lalu, saya membaca salah satu artikel di portal berita. Artikel tersebut menyebutkan bahwa salah satu penyanyi terkenal di Indonesia melakukan treatment stem cell dengan tujuan untuk mempertahankan tampilan wajah yang tetap muda dan cantik. Melihat berita tersebut saya merasa tertarik untuk menggali informasi lebih dalam mengenai treatment ini. Tentunya sangat dapat dipahami bahwa mayoritas wanita tentunya ingin selalu terlihat muda dan cantik untuk waktu yang lama. 

Jadi apa itu stem cell ? stem cell merupakan biologu sel yang dimana akan menjadi jejak Utama DNA. Sel ini dapat meremajakan dirinya dan mengahasilkan lebih banyak sel sebagai sumber pembentukan sel-sel yang baru. Sel ini bekerja untuk memastikan setiap sel lama akan digantikan dengan sel yang baru dengan tipe dan fungsi yang sama. Di samping itu juga, stem cell juga dapat difungsikan untuk menyembuhkan banyak penyakit serius. Seperti kanker, sakit jantung, tulang yang rusak, spinal cord injury, diabetes, luka bakar dan masih banyak lagi. Treatment stem cell ini dapat menciptakan sel-sel dan organ yang baru. Dengan special transplatasi, stem cell yang telah dimasukan ke tubuh manusia akan menggantikan sel-sel yang telah rusak atau dalam kondisi abnormal. Beberapa rumah sakit di Indonesia telah memiliki treatment stem cell meskipun dapat dikatakan untuk beberapa orang, harga untuk menjalani treatment ini cukup mahal. 

Untuk memastikan bahwa stem cell selalu dalam kondisi baik, dimana stem cell tersebut harus disimpan ? Jawabannya adalah stem cell tersebut harus disimpan dalam tangki yang berisi nitrogen cair. Alasan mengapa dalam penyimpanan stem cell harus melibatkan nitrogen cair adalah karena stem cell merupakan sel hidup yang dapat mati. Hal tersebut yang menyebabkan stem cell tersebut harus disimpan didalam penyimpanan khusus dengan temperatur dibawah 0 derajat Celsius , yaitu disekitar minus 80 derajat Celsius atau minus 108 derajat Celsius. Sumber lain juga menginformasikan stem cell tersebut harus disimpan di temperatur minus 196 derajat Celsius. 

Oleh karena nitrogen cair berasal dari gas, akan tiba pada masanya gas tersebut mengalami proses evaporasi yang menyebabkan level quantity dari nitrogen cair tersebut akan semakin berkurang. Apabila hal itu terjadi, kondisi tersebut akan sangat berbahaya bagi proses penyimpanan stem cell. Melihat kondisi ini, operator penyimpanan sel dituntut harus selalu memonitor level quantity nitrogen cair dari waktu ke waktu. Untuk beberapa bank stem cell atau rumah sakit mungkin tidak memiliki masalah untuk supply nitrogen cair, mengingat di kota-kota besar tersedia filling station untuk nitrogen cair. Namun bagaimana dengan rumah sakit lain yang berlokasi di kota kecil yang mungkin mengalami kesulitan supply nitrogen cair karena infrastruktur dan transportasi yang belum memadai. 

ULVAC menawarkan solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Mulai dari sekarang, siapapun dapat memproduksi nitrogen cair dengan ULVAC Liquid Nitrogen Generator. 

 

 

Dengan menghubungkan ULVAC Liquid Nitrogen Generator langsung ke cryo tank liquid nitrogen anda, supply liquid nitrogen dapat dilakukan secara terus menerus, mulai dari kapasitas   7 liter/hari sampai dengan 40 liter/hari. Dengan backup power supply, supply liquid nitrogen dapat tetap dilakukan sekalipun dalam kondisi pemadaman listrik saat bencana terjadi. Dengan situasi seperti ini penyimpanan sampel biologis dapat dipastikan selalu dalam kondisi baik. Liquid nitrogen yang dihasilkan oleh ULVAC Liquid Nitrogen Generator tidak hanya terbatas untuk penyimpanan stem cell saja, namun juga dapat digunakan untuk cool cryogenic storage seperti IPS Cells, tissues, vaksin atau fertilized eggs dari hewan

 Jika anda tertarik dan ingin mendapatkan detail lebih lanjut mengenai ULVAC Liquid Nitrogen Generator, dapat menghubungi email kami di sales@ulvac.co.id